Ayah itu ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada
dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada
siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.
Ayah itu hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.
Ayah
itu membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi
dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.
Ayah itu tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.
Ayah itu selalu tepat janji!
Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.
Ayah
itu akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama bertahun-tahun,
meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu main kereta api
itu.
Ayah itu selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya
pergi bermain dengan teman-teman mereka. karena dia sadar itu adalah
akhir masa kecil mereka.
Ayah itu mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.
Ayah
itu membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa
meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung di
atas air setelah ia melepaskanya.
Ayah itu mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.
Ayah itu mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak lucu dan menyayangi.
Ayah
itu sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis, jadi dia menyalahkan
tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala *_~
Ayah
itu akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih, agar kau
bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar kau selalu
bisa mengenalinya.
Ayah itu selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika terbaru, hahaha...
Ayah itu lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.
Ayah itu benar-benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar meminta bantuan.
Ayah itu terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.
Ayah itu di dapur..
Membuat masakkan seperti penjelajahan ilmiah.
Dia
punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri
yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu.
Dan hasilnya?
Hah…" tidak terlalu mengecewakan" ^_~
Ayah
itu akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu-satunya dalam keluarga yang dapat
membuat mie rebus instan isi sayur-sayuran tauge terenak di dunia. :D
Ayah itu mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.
Ayah
itu sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam,
walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati (pengalaman ni)...
Ayah itu paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
Ayah itu akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
Ayah itu tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
Ayah
itu menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau
memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa
tidak setujunya.
Ayah itu percaya orang harus tepat waktu.
karena itu dia selalu lebih awal menunggumu di depan rumah dengan motor
bututnya, untuk mengantarkanmu dihari pertama masuk sekolah.
AYAH ITU MURAH HATI…
Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan…
Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya...
Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara…
Ia
selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar SPP mu tiap semester,
meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan
di dahinya…
Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan kebiasaan merokoknya...
Ayah itu mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu…
Ayah itu akan berkata ,, “Tanyakan saja pada ibumu ", ketika ia ingin berkata,, ”Tidak".
Ayah itu tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.(bt si adek ni...!!!)
Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepregok menghisap rokok dikamar mandi.
Ayah mengatakan, "tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan".
Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu persis seperti caranya…
Ayah itu lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri…
Ayah
itu hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau
meninggalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan
pernah bisa melepaskannya..
Ayah mengira seratus adalah tip..
Seribu adalah uang saku..
Gaji pertamamu terlalu besar untuknya…
Ayah itu tidak suka meneteskan air mata …
Ketika
kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia
sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (tapi sekali
lagi ini bukan menangis). Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu
untuk mengusir rasa takutmu. ketika kau mimpi akan dibunuh monster…(prajurit2nya musuhnya power ranger)...
tapi…
ternyata
dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak
gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu
bulan.(bt si adek lg...!!!)
Kalau tidak salah ayah pernah berkata:
"kalau
kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkualitas tinggi,
janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan
pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman
dalam hidupmu. Jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka
minta dan pesanlah pada Yang menciptakannya".
Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan:
"Jangan
cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan
bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! Laki-laki yang lebih bisa
melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau
gantikan posisi Ayah di hatimu"
Ayah itu bersikeras, bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu…
Ayah itu bisa membuatmu percaya diri karena ia percaya padamu…
Ayah itu tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik…
Dan terpenting adalah…
Ayah
itu tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Allah SWT, bahkan dia akan
membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena
diapun mencintaimu karena cintaNya.
Jazakallah bil
jannah.. Untuk setiap peluh yang kau teteskan, Untuk setiap kerut dahimu
yang tak sempat kuhitung, Untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku
sakit dan ketika kau merindukanku, Untuk nasi goreng paling lezat
sedunia, Untuk tempat duduk terbaik di bahumu yang begitu kekar ketika
aku ingin melihat pawai, Untuk tetes "air mata laki-laki " yang begitu
mahal ketika kau khawatirkan aku, Untuk kepercayaanmu padaku, meski
seringkali kuhianati. Takkan pernah bisa terbalas segalanya, kecuali
dengan …… Jazakallah bil jannah, "Semoga Allah mengganti semuanya dengan
syurga, semoga bisa kubayar dengan syurga yang Allah beri, semoga……"
"Semoga saya bisa menjadi laki2 sebaik, sesabar, dan setangguh dia",...
Wassalam,...
(@airfine),...